fbpx

Kehidupan digital yang sangat bergantung pada teknologi, membuat kita tidak bisa terlepas dari data dan algoritma. Hasil akhir dari kedua hal ini membuat munculnya berbagai rekomendasi di  beranda social media dan platform seperti YouTube. Lantas, apa efek dari algoritma dan data bisa menjadi hal yang menyenangkan atau menyeramkan? 

AI: Ghost workers demand to be seen and heard - BBC News

Mari kita ulas satu per satu yuk, Koders! 

Apa itu algoritma? 

Menurut Tech Terms, algoritma adalah seperangkat instruksi yang dirancang untuk melakukan tugas tertentu. Ini bisa berupa proses sederhana, seperti mengalikan dua angka, atau operasi kompleks oleh sistem komputer. 

Lalu, apa efeknya bagi kehidupan kita saat ini?

Well Koders, kamu pasti aware dengan keterkaitan rekomendasi iklan yang muncul di gadget kamu dengan konten lainnya? Yep! Itu adalah hasil kreasi dari data dan algoritma. Semua bagian dari customer journey kita direkam dan dirangkai menjadi sebuah rekomendasi yang menarik. Efeknya? Kamu mendapatkan semua konten yang sesuai dengan minat kamu! 

That makes sense, what’s the example? 

Pertanyaan bagus! Rekomendasi YouTube kamu didasarkan pada algoritma yang mengingat pilihan kamu sebelumnya, channel yang kamu sudah subscribed, dan preferensi orang-orang yang mendengarkan konten serupa seperti kamu. Kalau kamu yang suka mendengarkan musik, rekomendasi lagu baru dari artis favorit kamu tidak hanya muncul secara ajaib di homepage, tetapi juga dipilih dengan cermat oleh algoritma yang mengelola cara kerja suatu platform, kali ini kita ambil contoh kasus dari YouTube. Eits, jangan lupa metode yang sama, persis digunakan oleh Spotify, Facebook, Instagram, TikTok, Snapchat, dan media sosial lainnya.

Wow! That is such a strategic targeting! Anything else?

Kamu mungkin berpikir bahwa algoritma hanya digunakan oleh platform konten (Instagram contohnya), tetapi itu tidak benar. Semua bisnis saat ini menggunakan software untuk memberi kamu penawaran yang dipersonalisasi berdasarkan pembelian, perilaku, dan preferensi kamu sebelumnya.

Contoh lainnya di sisi bisnis adalah perusahaan asuransi dan bank yang menawarkan produk berdasarkan algoritma yang menganalisis data kamu. Aplikasi visa kamu tidak lagi dinilai oleh individu tetapi oleh mesin. Hal yang sama dapat dikatakan tentang aplikasi universitas, nilai kredit, pencarian pekerjaan, diagnosis penyakit, aplikasi izin usaha dan banyak lagi.

Alright, that sounds cool and scary, what should we do? 

Hal terbaik yang kamu bisa lakukan untuk memetik manfaat dari sistem terintegrasi seperti ini; salah satunya, kamu harus tau konten bermanfaat yang kamu bisa jadikan investasi untuk diri kamu sendiri! Contohnya seperti rajin menonton berita, TedTalks, dan webinar dari tokoh-tokoh ternama. Sounds cool, right? Kamu dapat membangun platform pribadi kamu dengan unlimited konten yang sesuai dengan minat kamu! Dari pada merasa takut dengan adanya perkembangan teknologi seperti ini, baiknya, kita menerima bahwa software, mesin, data, dan algoritma akan memainkan peran yang semakin penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Tren ini tidak dapat diubah.

Leave a Reply