fbpx
Articles

Ketergantungan konten digital, positif atau negatif?

By 02/07/2021 July 3rd, 2021 No Comments

📢 Breaking News📢 

Perkembangan digital yang pesat membuat fenomena unik yang dapat kita sebut sebagai ketergantungan teknologi pada Gen Z, menurut penelitian CGK

Sekilas tentang Gen Z

Gen Z adalah teman-teman kita yang lahir dari tahun 1997 hingga 2015. Di tahun 2021 ini, Gen Z berumur 6 sampai 24 tahun. Pasti kalian paham betul gerak-gerik dan gaya hidup Gen Z yang hidup dan bernafas di dunia digital. Media sosial, informasi online yang berlimpah, dan kemajuan pesat dalam teknologi fisik telah mendarah-daging ke dalam jiwa Gen Z dengan cara yang unik. Tapi, dampak dari ketergantungan teknologi ini positif atau negatif, ya? 

Memangnya hanya Gen Z saja?
Well Koders, meskipun Gen Z adalah generasi yang paling memanfaatkan digitalisasi dan teknologi, fakta lainnya membuktikan bahwa generasi seperti Boomers dan Millenials juga ketergantungan terhadap teknologi. 

Whoa interesting! Tapi maksud dari “ketergantungan” itu seperti apa?

Rata-rata seseorang menggunakan social media platform seperti Instagram itu bisa 130-150 kali per hari.. Wow angka yang membuktikan kita sangat amat tergantung dengan teknologi, ya! Bayangkan, ini cuman angka “rata-rata”, kenyataannya pasti ada banyak orang yang membuka Instagram jauh lebih sering. 

Cool! Lalu, dampak yang dibawa itu apa?

Kembali ke pertanyaan awal, dampak dari ketergantungan teknologi ini sebenarnya positif atau negatif, sih, Koders? Kalau menurut Koding Next, semua hal yang mengandung makna “terlalu”, kemungkinan tidak baik. Tetapi, hal yang mengandung makna “cukup”, kemungkinan besar selalu membawa hal positif. Jadi, kalian pasti paham kan kalau terlalu bergantung dengan teknologi pastinya membawa hal buruk. Contohnya, kalian bisa meninggalkan kewajiban untuk belajar atau bekerja; karena terlalu asyik membuka konten di Instagram atau TikTok. Tapi jangan ambil persepsi yang salah ya, Koders! Ambil sisi positif untuk fenomena ini juga. Di sisi lain, kalian bisa dengan mudah memanfaatkan Instagram menjadi platform untuk berjualan atau memberikan informasi kepada audience kalian. Interaksi yang intens antara creator dan followers tentunya akan meningkatkan keterikatan dan rasa ingin tahu dari followers kalian! Pasti kalian mau kan apapun yang kalian lakukan di Instagram mendapat respon yang banyak dan positif? 

Bagaimana jika aku sudah kecanduan dengan social media?

Konsumsi konten media sosial yang bijak dan tepat memang keinginan semua umat. Tapi kalau kamu masih berusaha memulai, yuk belajar memberikan “rem” atau self-control agar tetap on-track dan tidak mengganggu kewajiban kalian sehari-hari. 

Let me know how!

1. Periksa aplikasi apa yang paling sering digunakan di smartphone, tablet, dan komputer kita. Lalu tanya kepada diri kamu sendiri; apakah aplikasi ini membantu aku? Membuat aku lebih pintar? Lebih produktif? Lebih cerdas? Jika tidak, kamu harus mencoba menggunakannya lebih jarang, ya, Koders!

2. Jadwal harian dengan waktu di luar layar. 

Contohnya seperti di pagi hari kamu bisa memulai dengan journaling. Lalu, pada waktu makan siang dan malam bersama keluarga juga harus hadir secara fisik dan pikiran, artinya, pikiran kamu harus fokus kepada keluarga pada saat itu❤️. Dan waktu istirahat tidak boleh diganggu oleh gadget (ppssstt, nanti terkena insomnia kalau terlalu berpaku pada gadget di malam hari)

3. Belajar memanfaatkan konten digital!

 Jika kamu mendengarkan buku audio, mempelajari keterampilan yang berguna secara online, atau memperoleh pengetahuan tambahan, maka penggunaan gadget seperti ini dapat dimaafkan. Alasannya, karena kamu tidak hanya happy, tapi juga makin pintar dan bekembang! 

4. Bertemu dengan teman dan orang yang kamu sayang (cieee) 

Untuk poin ini, kamu pasti tahu kan kalau banyak kaum digital yang lebih suka berinteraksi di depan layar dari pada bertemu kawannya secara langsung. Kalau kamu senang dengan cara tersebut, tidak masalah. Tetapi, jangan lupa, Koders, kalau tidak ada yang lebih bermakna dibandingkan dengan interaksi face-to-face secara langsung dengan kawan-kawan tercinta kamu di dunia nyata, bukan maya. 

5. Instal stopwatch dan aplikasi lainnya yang membantu kamu meminimalkan penggunaan gadget. 

Tidak ada yang lebih baik daripada timer yang mengingatkan produktivitas kamu! Ingat, konsumsi konten digital itu baik, tapi secukupnya saja yaaa! 

Itu dia informasi dari Koding Next minggu ini! Tips and tricks seperti ini sangat penting untuk kita memilih prioritas dan kepentingan di kehidupan sehari-hari dan pada karier kita. Kami harap tips ini bermanfaat untuk kalian. Memang tidak mudah untuk mengubah kebiasaan, tetapi selalu ada cara untuk memulai suatu kebiasaan yang baru yg lebih baik dan bermanfaat untuk kita semua!

Leave a Reply